Hati-hati Bule Tuti (Bule Scammer)

Nextadvisor.com via pinterest

Sempat keluarga saya mengingatkan ” Non, hati-hati loh itu kamu kenalnya ketemu di Coffee shop begitu aja dengan si babang. Udah pernah ketemu keluarganya belum? bla bla bla… Kalau dimintain uang jangan mau loh itu banyak bule nipu-nipu.

Sahabat Babang pun memberikan peringatan serupa ” Kamu yakin mau serius dengan Sari? kamu kan baru ketemu sekali itupun sebentar banget ketemunya? Kalau dia Gold digger gimana? masih untung kalau gold digger kalau dia ternyata LADYBOY gimana?” OMG manis begini dibilang Ladyboy 😂

Peringatan seperti ini wajar banget diungkapkan oleh orang terdekat bila mengetahui awal mula romance dengan orang asing yang ketemu nggak sengaja. Saya dalam proses pendekatan dengan babang juga ada proses cek dan riceknya..

Apa yang saya lakukan ?

  • Cerita keorang terdekat dan tampung masukannya

Karena menurut saya orang terdekat pasti mau kita mendapatkan yang terbaik dan terkadang kalau kita sedang mabuk kasmaran menjadi kurang pinter nah disaat seperti ini saran dan pendapat orang terdekat diperlukan.

  • Research Data

Dari pertemuan kami saling tukar Facebook dan Instagram, mulai deh saya kepoin ;

Instagram = Instagramnya nggak banyak isi, following dan followernya sedikit, fotonya pemandangan semua ( Instagramnya nggak meyakinkan).

Facebook = Facebooknya cukup berisi, ada cukup banyak Foto yang di tag teman-temannya, dan saya menemukan juga saudara di list teman facebooknya dan Yup saya kepoin juga facebook saudaranya untuk mengecek kebenaran cerita.

Googling = Saya nggak langsung percaya dari Instagram dan Facebook, entah bagaimana saya mikir coba deh google nama lengkap dan nama organisasi yang membawa dia bisa sampai ke Indonesia dan saya menemukan data lebih lengkap lagi mengenai si babang, bahkan saya menemukan data bapake di google.

  • Kenalan dengan keluarga si babang

Cara kenalan dengan keluarga si babang tentu saja melalui Video call, awal mula si babang meminta video call untuk memperkenalkan saya dengan keluarganya saya sempat menolak karena kedekatan kami juga sangat baru dan saya malu mau ngomong apa nantinya. Akhirnya pada saat yang tepat kami lakukan video call dengan keluarganya dan kesimpulan saya Video call dengan keluarga PDKTan sangat baik dilakukan selain untuk melihat kesungguhan si babang juga untuk memastikan bahwa memang benar kondisi yang selama ini diceritakan (nggak ada bohong-bohong or tipu-tipu).

Btw tema BULE SCAMMER kali ini khusus diminta oleh sahabat saya Nona N, sejak saya post Tips mendapatkan pacar/ pasangan bule saya kebanjiran email yang menanyakan : Apa pacar/ pasangan “Bule” itu lebih baik? Romantisan bule atau local? Bagaimana cara mengenali bule yang baik dan sungguh-sungguh? bule royal atau nggak ? bagaimana cara dekat dengan bule? kenalin donk kak? sampai pertanyaan ekstrim dll. Maka saya sempatkan berdiskusi dengan Nona N mengenai hal ini dan ia meng-ultimatum saya wajib post tema “Bule Scammer”.

Lifewire.com via pinterest

Kenapa Wajib?

Di era canggihnya teknologi dan sibuknya bekerja kecenderungan orang untuk mencari pasangan lewat online dating semakin meningkat, banyak yang berhasil dan memiliki cerita bahagia tapi banyakkk juga ternyata orang yang tertipu dengan Bule Scammer.

Apa sih Bule scammer ?

Bahasa sehari-harinya saya bilang Bule Tukang Tipu, yup bule penipu.. mengatas-namakan cinta, bisnis dll untuk mendapatkan uang dari si korban.

  1. Itu bule sungguhan; si bulenya bekerja seorang diri untuk menipu si mangsa ( Penipu Individu kelas teri, tapi penghasilannya WOW punya).
  2. Bule Bohongan ; Penipu kelas kakap, terorganisir katanya kebanyakan dari Nigeria yang memakai foto bule yang diambil dari Medsos.. #Nahlohhh

Kok bisa tertipu ??

Seperti hukum dasar ekonomi ada Permintaan pasti ada Penawaran itulah yang dimanfaatkan oleh bule Tuti (Tukang Tipu) atau bule Scammer dalam menjalankan aksinya. Permintaan yang dilihat oleh bule scammer ini kemungkinan dipicu oleh :

  • Keinginan wanita Asia untuk memiliki pasangan berkulit putih cukup tinggi.

  • Keinginan bekerja di luar Negeri demi kehidupan yang lebih baik.

  • Keinginan orang mendapatkan uang dengan cara yang mudah.

Korbannya bule scammer variatif dari berbagai range usia (50 persen diatas usia 40 tahun) kebanyakan wanita (berdasarkan research hampir 70% korban adalah wanita) dan tidak sedikit juga pria.

Adik dari teman saya (Pria ; C) , hampir menjadi korban penipuan “Bule perempuan” di Facebook, Bule Perempuan ini mengaku sebagai Tentara USA di daerah konflik dan mereka Chat-chatingan selama hampir sebulan nah ketika sudah makin intense dan saling mesra si bule perempuan ini bermaksud untuk menyelamatkan “perhiasannya” yang berjumlah ratusan ribu dollar dan hanya C saja yang dia percaya, tapi untuk proses itu membutuhkan $1200 dan C ini sampai mau pinjam ke kakaknya untuk memuluskan proses pengiriman… Untung kakaknya menyadarkan dia dan membatalkan penipuan itu.

Pengalaman S, karena berkeinginan bekerja di Luar Negeri untuk kehidupan yang lebih baik daripada di Jakarta, S percaya untuk mengirimkan uang sejumlah 3juta rupiah melalui Western Union untuk biaya visa bekerja di luar negeri kepada seorang bule yang baru saja dikenalnya dari online dating Badoo. Setelah uangnya dikirim si bule scammer langsung menghilang tanpa jejak Skype nya tidak pernah diangkat dan Handphone-nya tidak aktif.

Baru dapat kabar ini minggu lalu, temannya teman saya L, tertipu 15juta rupiah oleh pacar bule yang dikenalnya di online dating, si pacar bule mau mengirimkan parfum dan perhiasan. tapi untuk itu ada biaya yang harus dibayarkan oleh L ke pihak bea cukai (jadi ini kirim uangnya ke pihak lain, bukan ke rekening si bule, tapi satu komplotan pastinya). Dikirimlah 15juta rupiah itu kerekening yang diminta dan Yup barang ngga sampai-sampai dan pacar bule menghilang. Hilang uang saja mungkin nggak masalah buat L karena L cukup berada, yang membuat kecewa banget adalah patah hatinya karena hampir selama 3 bulan ini hubungannya bener-bener intense email-emailan dan bbm-an, walaupun belum pernah tatap muka baik lewat video call ataupun secara langsung mereka sempat merencanakan pernikahan.

Banyak juga orang yang telah menjadi korban dari bule scammer ini, dimulai dari wanita biasa yang berfikir bisa menikahi pria kulit putih,  pria/wanita yang berkeinginan untuk bekerja diluar negeri sampai ada niatan bisnis bersama dan tawaran uang yang menggiurkan. Jumlah uangnya yang dimintapun bervariatif dari jutaan sampai ratusan juta rupiah, seperti yang dialami seorang kepala sekolah di Semarang jumlahnya sangat Fantastis tertipu sampai 800Juta Rupiah oleh bule yang dikenal dari Facebook ( sumber Kompas 13/09/2015). Dari sharing teman ada seorang korban mendekap dipenjara Argentina karena membawa Kokain untuk “pacar” onlinenya, bahkan ada dua orang warga Filipina committed suicide setelah ditipu oleh para scammer ini… #mengerikansekali dampaknya.

Ilustration by Angelica Alzona

Media yang digunakan oleh Bule Tuti / Scammer untuk awal mencari mangsa antara lain:

  • Situs jejaring sosial seperti Facebook messenger atau Yahoo messenger.
  • Online Dating app seperti Badoo, Tagged, Lavalife atau Tinder.
  • Networking tool seperti LinkedIn dan
  • Bahkan bisa jadi lewat Email saja orang sudah ada yang terperangkap.

Nah setelah dapat mangsanya mulai deh mereka memakai media lainnya seperti Telepon HP, BBM, WA, Email atau pun ada yang berani untuk Skype Videocall.

DETEKSI AWAL BULE SCAMMER

  1. Jika si bule mulai konteknya dari Jejaring sosial ; Facebook messenger or Yahoo messenger dan bilang, terpesona lihat kecantikan di Foto Profile dan mau kenalan lebih lagi dan mencari hubungan yang serius … Well saya saranin JANGAN PERCAYA dan BLOCK aja.
  2. Bila kenalan dari Online dating, baru kenal sudah langsung gerakannya cepat dan mau jadi pacar dan mau menikah denganmu JANGAN PERCAYA juga. 1 dari 10 Profile online dating adalah Penipu/ Scammer.
  3. Apalagi dari dapat email, nggak ada angin nggak ada hujan terima email yang isinya ” Mau kenalan dan mau hubungan yang serius ” Langsung TANDAIN SPAM aja.. lah kenal aja nggak kok bisa email langsung dan mau serius.. Beberapa kali email seperti ini masuk ke email saya, langsung saya HAPUS.

Contoh Asli email bule scammer

Ciri-ciri Profile Bule Scammer

  1. Foto Profile nya “Terlalu ganteng”. Biasanya yang terlalu berlebihan nggak baik, termasuk terlalu ganteng.. jadi BE AWARE jangan malah luluh hatinya lihat Foto ganteng, bisa jadi itu bukan aslinya si scammer. Foto Ganteng untuk menarik mangsa. Tapi ada banyak juga yang fotonya nggak ganteng ehh tapi tetap bisa menipu.
  2. Mengaku kerja sebagai Tentara, di United Nation, di Shell, Pengusaha kaya, Pemilik real estate dll
  3. Terkadang mengaku baru duda karena istrinya selingkuh, punya anak, ada juga yang mengakui menjaga orang tua yang sakit. Wanita biasanya iba dan termakan oleh drama ini.
  4. Baru kenal sudah honey bunny, lope-lope, my love, my world , obral cinta dan menyatakan cinta. Eww lebih baik tinggalkan.
  5. Baru kenal sudah langsung mau melamar, mau mengunjungi kamu.. dan banyak wacana lainnya

Satu saran kalau sudah mengarah ke minta di kirimin duit dengan 1000 alasan.. sakitlah, kecelakaanlah, dirampok lah, modal bisnis, mau kirim barang lah, mau kirim duit….. SARAN SAYA TINGGALKAN! Intinya mereka hanya akan meminta Uang dan tidak lebih dari itu.

Mencoba online dating nggak ada salahnya banyak pasangan yang berhasil dari online dating, tapi tetap berhati-hati ya. Selidiki dulu si bulenya pakai cara simple seperti saya : Cek Instagramnya, Facebooknya dan berkomunikasi dengan keluarga si bule, bila masih belum yakin Coba cek foto Cem-Cem-an yang dikenal dari online dating / Situs jejaring sosial, siapa tau dia ternyata bule scammer, dengan mengunakan website ini :

RomanceScam.com,

Tineye Reverse Image Search atau

ScamDigger.com

Dan bisa juga kunjungi https://www.facebook.com/MilitaryRomances  , Facebook page ini dibuat untuk mengingatkan pengguna Facebook agar berhati-hati terhadap Scammer cinta yang menggunakan foto Asli para Tentara. Nah di situs ini bisa terlihat Foto-foto tentara sungguhan yang digunakan untuk menipu oleh para scammer.

Diluar sana orang baik banyak dan orang jahat juga banyak jadi kita harus bijaksana dan lebih berhati-hati lagi. Sepertii kata – Alfred Adler – ” Ikuti kata hatimu tapi tetap selalu gunakan otakmu “

Bila di Amerika, Canada dan Australia korban berani melaporkan scammer, berbeda dengan di Asia catatan perlaporannya terbilang sedikit tapi angka kejadiannya bisa jadi lebih tinggi karena orang di Asia lebih tertutup dan malu bila “Aib” ini diketahui oleh orang lain.

Oh ya, Kalau ada kasus serupa terjadi pada teman atau orang terdekat boleh di share disini biar nggak ada korban lagi. Bila ada yang melihat gejala nggak benar dari teman atau orang terdekat tapi mereka nggak gubris dengan peringatan kamu, silahkan suruh baca artikel ini 😉

Be Safe dan Be Smart Ladies,

Xoxo, Sari

 

Catatan:
  1. Informasi statistik : Visualistan ( Topik : Online Dating Scam ), data ini lebih mengarah kepada Romance Scam di Amerika, Kanada dan Australia.
  2. Informasi Kepala Sekolah tertipu 800juta Rupiah, Kompas (13/09/2015)
  3. https://www.facebook.com/MilitaryRomances

 

 

 

42 comments so far.

42 responses to “Hati-hati Bule Tuti (Bule Scammer)”

  1. Inez Diva A says:

    Ya ampun mbak, sekarang uda makin jadi aja nih bule tuti. Makasih ya mbak, jadi tau nih ciri”nya hehe

    http://www.extraodiary.com

  2. nitalanaf says:

    Teman2 saya juga banyak yang spt Mba Sari, perkenalan tak sengaja lantas berjodoh. Cuma iya sama spt Mba Sari juga, perkenalannya temu muka, bukan email2an aja. Saya kok nggak bisa ya demen sama orang yang belum pernah ketemu, haha…

  3. Via says:

    Ada-ada saja yah modusnya, kita yang harus lebih berhati-hati nih, apalagi kalau mau mencoba online dating.

  4. Bbrp tahun belakangan banyak juga org Indonesia yg jadi love scammer, targetnya wanita sebangsa juga yg gampang kepicut wajah ganteng dan berseragam misal polisi, pdhl foto2nya curian semua 😀 . Harusnya sih si target sdh curiga klo fb si cowo isinya teman cewe semua hehe.

  5. Walidin says:

    Harus hati-hati ya.. bisa ga discam balik? 🙂

  6. sarah says:

    Memang harus hati hati dan gak boleh gaptek ya. Kek aku nih, dulu pernah kenak sama bule scammer. Maksudku, aku sadar tuh bule scammer. Nyerang terus, sms, email dan telpon terus sampe kadang pas kerja bikin sakit telinga dengernya. Udah nyoba matikan hape dan diemin email tapi tetep si scammer menghubungi. Karena gak mungkin matiin hape terus terusan kan. Akhirnya,ya gitu, tetep UUD juga. aku kirimin gak bny sih tapi ttp itu duit hasil kerja kerasku juga kan? #baeknyaaku #hahaha Dulu, saking begoknya aku main kasih no hape sembarang sembarang aja terus nggak pulak pande cara blokir email or temen di fb yang nyepam gini.#jujur Kalo sekarang sih sudah bisa #kursusdulu#hahaha

  7. sarah says:

    Iya, sayang sih habis sebel sakit telinga di teror terus. Habisnya hape kan nggak boleh mati harus aktip. Padahal aku cuma ngasih $50-100 tetep diterima juga lho. Kupikir itu bule Beneran parah kere nya. Sampek segitunya. Terus ketumenan tuh bule, habis dikasih ngilang terus bikin akun baru atau ngajak jaringannya (teman seteamnya) buat kek gitu lagi. Yah, eneg juga lama kelamaan, aku nggak biasa main kasar, jadi yang terakhir itu beneran kumaki2 habis habisan baru deh ngilang. Mereka sepertinya ada kerjasama dengan orang Malaysia gitu. Mungkin, karena pas bagi cerita selalu larinya kesana. Kalo email tuh masih nyepam, kudeleted aja. Cuma, sekarang jadi males buka ym karena itu tadi si bule scammer masuk kesana. Nggak ngerti juga datangnya dari mana,kasihan teman temanku jadi nggak bisa komunikasi lewat ym lagi dikira akunya sombong #duh#sad

  8. yovanka says:

    mbak…saya malah kenalan cowok asli bule turki photo sama org asli beneran dia pernah video call liat muka,rumahnya,saudaranya tetap aja menipu….bilang mau ketemu udah print out tiket pswt kurang uang minta ditambahin…ngomongnya pintar banget…setahun saya LDR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Sari's Storyline

Enter your email address and receive notifications of new posts by email.

Recent Posts


Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

Read previous post:
Mitos Pacaran dengan bule yang saya patahkan

Setelah saya post Tips mendapatkan pacar/ pasangan bule pada awal Desember 2016, banyak tanggapan masuk ke comment serta email saya. Dari beberapa email...

Close