Putus cinta malah bersyukur

Sebenernya saya tipikal yang males ngomongin yang telah jadi sejarah tapi adik tercinta sempat minta saya untuk nge-blog kisah percintaan saya yang gagal dimasa lalu, katanya siapa tahu bisa memotivasi cewek-cewek biar nggak terlarut pada kisah percintaan yang salah apalagi sampai bunuh diri gegara pria dodol. Alasan kedua adalah cukup banyak yang bilang ke saya “Sari beruntung banget si babang-nya romantic banget dan cinta banget” tanpa tahu ada apa dibalik layar.

Biar cupu kutu buku begini dulu yang naksir terpesona sama saya cukup banyak #pede.com , tapi saya selalu tekad sekolah dulu ngga mau pacar-pacaran sampai lulus kuliah alhasil saya lulus 3 1/2 tahun dengan IPK 3.89 cukup bagus lah ya.. Setelah lulus kuliah fokus kerja dan akhirnya pacaran serius pertama saya pada usia saya 23 tahun (terbilang tua secara anak jaman now usia 14 tahun sudah mami papi), Long story short setelah dua tahun pacaran baru saya tau bahwa ada pihak ketiga, Pinter kali si pria Otak Udang ini menyembunyikan semuanya padahal sebelum pacaran si dia adalah teman baik yang saya percaya 101 %, dengan segala drama yang terjadi pada saat itu saya sedih, marah, kecewa sampai berat badan berkurang 5 kg, bayangkan aja 43kg turun jadi 38kg yang ada tinggal tulang nggak semok lagi.. dan entah saya terlampau cinta ( Baca : bodoh ) setelah kami putus selama 1,5 tahun ehhh saya terima lagi dia kembali.. namun akhirnya setelah kami mencoba saya memutuskan harus mengakhiri semuanya..  5 tahun terbuang begitu saja.

Pacaran serius kedua, Pria ini sangat baik, mencintai saya dengan tulus dan selalu membuat saya merasa menjadi wanita yang beruntung sedunia karena memiliki dia. Semua tentang dia dan saya adalah baik tapi memang satu dari awal yang kami abaikan yaitu perbedaan keyakinan. Saya memiliki dua orang teman baik yang menikah beda keyakinan dan sampai saat ini masih hidup bersama dan harmonis, kedua teman baik saya ini yang membuka mata saya lebar baik dan buruknya pernikahan beda keyakinan. Setelah 1,5 tahun berhubungan, kami berpisah dengan baik dan meninggalkan kenangan baik pula.

Pada saat kejadian, masa mengalami kekecewaan, terkhianati, putus cinta semua terasa berat serasa tak akan ada lagi hari esok, apalagi kalau sudah menaruh harapan besar pada hubungan itu. Tapi ketika saya melihat balik lagi kebelakang bila saya tidak mengalami buruknya diselingkuhi oleh pria otak udang atau tidak mengalami sedih-nya berpisah karena berbeda keyakinan saya tidak akan berada pada posisi seperti sekarang. Pada saat ini saya bersyukur dan tidak menyesali sedikitpun telah mengalami kepahitan dan kesedihan putus cinta. Dibalik itu semua ketika saya berserah , melepaskan yang menurut saya baik.. pada saat yang tepat Tuhan memberikan Pria yang sesuai standar-Nya, bertemu dan menikah dengan Matt adalah campur tangan ajaib Tuhan buat saya.

Baca Juga : KAPAN KAWIN

Untuk adik-adik dan kakak- kakak, dari pengalaman saya ini saya bisa berkata;

Jangan pernah menyalahkan diri sendiri bila si Pria berselingkuh,

#duh aku ngga cantik ya? #duh kurang aku apa ya?  #duh harusnya aku lebih baik lagi kedia ya… dan #duh-duh lainnya.

Jangan menyalahkan perempuan lain, dan kalau karena pria lain apa boleh buat…

Saya pada saat itu bodoh menyalahkan selingkuhannya , kebiasaan wanita gelap mata menyalahkan wanita lain, padahal kalau dipikir dengan jernih jelas sekali kesalahan ada pada si pria otak udang.

Bila si Pria berselingkuh relakanlah dia pergi karena He’s just not that into you!!

Jangan bermain api dengan hal fundamental, karena ketika hati sudah terbuka dan cinta menyapa maka perpisahan akan terasa berat.

Untuk adik-adik dan kakak-kakak yang saat ini sedang bersedih, kecewa dan berbeban berat karena patah hati, saya telah mengalami hal yang sama.. Berilah waktu tapi tidak terlarut dalam kesedihan; waktu untuk menangis sendiri.. waktu untuk menerima diri .. waktu untuk memaafkan, waktu untuk menyembuhkan luka, waktu untuk melewati karena semua perasaan yang kita alami adalah sementara dan terlebih waktu untuk mencintai diri lebih lagi. Jadilah wanita cantik yang tegar ,Tuhan tidak pernah menjanjikan langit selalu biru tapi Tuhan selalu menyediakan hari yang baru dengan matahari yang indah.

Saya berharap ketika di tahun mendatang saat kamu flash back kebelakang, kamu akan berkata seperti saya ” Bersyukur banget aku putus dari dia “, ” Bersyukur telah lepas dari hubungan yang nggak sehat”, “Bersyukur pernah mengalami kisah yang pahit”.

 

 

 

 

16 comments so far.

16 responses to “Putus cinta malah bersyukur”

  1. Turis Cantik says:

    Sebenarnya memang benar juga sih, kadang setelah putus cinta trus dapat yang lebih baik pasti kepikiran ” ah untung putus sama dia ” hehehehe

  2. hihihi, one and only things, syukur putusss dluan, kalau nikah ma dia trus diselingkuhin gimana coba? *merinding bayanginnya.. hehhe

  3. Fiberti says:

    Kenapa malah jadi membayangkan kerupuk udang ya…#salahkan momen perut keroncongan#. Terimakasih sudah berbagi cerita. Biarkan mereka kelaut para ker…otak udang mba. Padahal belum jadi suami ya…

  4. Benar banget Sari, untung putus ya jadi dapat yg lebih baik. Namanya manusia sih pasti ada sedih2nya apalagi cewe bisa melow 7 hari 7 malam saat putus cinta haha 😀 .

  5. Makasih sharing nya Mba, kisah si pria otak udang itu juga pernah aku alami 🙁 tp bener sih aku jadi bersyukur “untung belum sampe nikah” hehe

  6. arman says:

    semua masa lalu itu yang membawa kita ke masa sekarang kan ya termasuk yang gak enak gak enaknya…

  7. ndutyke says:

    Waktu itu aku pernah patah hati berattt… dan ada teman cowok yg ga begitu akrab, dgn lempengnya bilang: “It’s his loss….”

    One of the nicest thing a man ever said to me.

    Did the drama end there? Of course not. Took me 3 months to get over that jerk. Eeeh….Bbrp thn kemudian si mantan ini minta balik aje gitu. Waktu itu aku udah mulai deket sama cowok (yg lalu jd suamiku).

    Pas si mantan minta balik, reaksiku lgsg yg: uuuh it’s payback time!! Aku bilang ke dia: “You had your chance with me and you blew it,”

    My friend is right: it’s his loss, HAHAHAHA.

  8. Erny Kurnia says:

    Aku pun bersyukur pernah menjalin hubungan, sakit hati, dan putus, sampai ga bisa move on slm 3 taun sama seorang laki2. Mungkin kl ga ngalamin itu, dl aku ga serius sekolahnyaa haaahaha dan ga dapet yg sekarang :’) semoga yg ini endingnya indah hihi… doain yah

  9. Sandra says:

    Sama kak, saya juga dulu doanya pengen pacaran sekali terus nikah jadilah gada yg naksir kecuali suami heheh, pacaran umur 20, umur 23an nikah deh, tfs ya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Sari's Storyline

Enter your email address and receive notifications of new posts by email.


Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

Read previous post:
The old white farmhouse

What comes to your mind when you see this picture above? "Old house? house in rural area? Spooky house? or...

Close