Tips Financial Dasar yang Cewek, Ibu Muda & Ibu2 WAJIB baca!!

Sebenernya untuk blog berbahasa Indonesia yang pertama, saya sudah siap dengan tema yang lebih menarik dan lebih ringan, tapi saya pikir tema kali ini lebih URGENT untuk saya share #MumpungInget.

Sebelum pindah ke USA pekerjaan saya selama 11 tahun terakhir adalah Financial Planner bahasa kerennya atau orang kenal sebagai Agen Asuransi, didua perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia, jadi uda makanan sehari-hari saya dulu ditolak oleh calon client dari alasan “Ga punya duit” sampai “Tunggu kucing jantan saya melahirkan”.

Dan jawaban penolakan yang sering bapak-bapak ucapkan entah itu bercanda atau dari hati kadang wajah si bapak datar jadi saya kira itu jawaban sejujurnya: ” Sari UP ( Uang Pertanggungan kematian) gak usah besar-besar, tar dipake Ibu kawin lagi!!” 😅😅😅😅

Beruntunglah suami saya gak punya jawaban aneh bin ajaib begitu buat agen asuransi. Singkatnya minggu lalu, suami ngajak saya ke kantor asuransi katanya mau ganti ahli waris ya oke-lah saya ikut, ternyata selain ganti ahli waris dia naikin asuransi jiwanya yang seiprit (menurut dia, tapi mungkin menurut suami-suami lain cukup kok) menjadi yang cukup lumayan jumlahnya dan ini tanpa saya minta loh!! Si suami sadar sendiri karena ;

1. Tanggung jawab dia sebagai kepala keluarga.

2. Bukti rasa sayang dia kepada saya.

Dan sepulang dari kantor asuransi suami juga mengajak saya diskusi bagaimana pengaturan financial & ladang seumpama dia meninggal dan saya memutuskan pulang ke Indo (Ini bukan karena dia tau kapan bakalan dipanggil tapi dia mikirnya puanjaaangg rempong ya kayanya, tapi itu yang saya senang dari suami saya).

Pengalaman ini saya sudah share dengan adik & beberapa teman dekat, saya juga mau share kepada wanita diluar circle saya dan berbagi sedikit tips dibawah ini:

1. Bila anda masih single, ada baiknya sebelum rencana pernikahan diskusikan hal berikut dengan calon pasangan ;

– Kondisi keuangan anda dan pasangan, baik itu pendapatan dan pengeluaran.

– Berapa harta yang dimiliki dan berapa hutang atau cicilan yang dimiliki kalau ada.

– Siapa yang mau bayar apa dalam berumah tangga, bila keduanya bekerja.

– Biaya buat hobby (misalnya hobby traveling).

– Bagaimana kalo tiap bulannya ngasih ke orang tua.

 

Source : Pinterest

Source : Pinterest

Karena kalau sudah menikah maka semua akan menjadi milik bersama, harta bersama (hutang bersama 🙈), kecuali ada surat pemisahan harta dari awal. Nah semua itu saya diskusikan dengan calon sebelum pernikahan kami (Ada pertentangan ga pas bicarain ini? YES ada, tp kita diskusikan juga jalan keluarnya gimana).

 

Oh ya saran saya juga, pernikahan gak usa mewah2 habis sehari doank! (Pasti yang baca bilang ; Ih sari nikah seumur hidup kan sekali 😶), kaya saya beli gaun pengantin dipakenya cuma sekali harusnya bisa buat beli sapi 2 😂😂, udahannya gaun-nya disimpen doank dilemari kan sayang.

 

2. Bila anda sudah terlanjur menikah sebelum diskusikan hal nomor 1 maka, HARUS segera mungkin cek ulang financial keluarga anda.

Dimulai dengan UP yang harus dimiliki oleh kepala keluarga, rumusan dasar banget dari saya; Suami harus punya UP minimal 10x lipat dari pengeluaran keluarga (kalo bisa dari pendapatan) pertahun ga peduli berapa pun harta yang dipunya sekarang, ngga mau kan kalo kepala keluarga meninggal trus harta dijual buat biaya hidup??!!

Contoh simpel:

Keluarga A biaya hidup perbulan dengan 2 anak perbulan 10 juta rupiah. Maka berapa UP asuransi yang harus dimiliki?

10juta x 12 bulan ( kita setahunkan) = 120juta /tahun dan kalikan 10 = 1,2 M rupiah

Maka kepala keluarga Kel A harus punya UP 1,2 M Rupiah

Disini saya bicara UP aja ya bukan asuransi lainnya (Mungkin next time saya sharing asuransi lainnya), dan saya ngga sebut nama company ya.. jadi saya ga jualan loh (saya uda pensiun dari perasuransian 😊) dan kalau mau murah ambil aja asuransi Term Life yang khusus Jiwa, jadi ngga ada alasan lagi “Uangnya belum ada”!

Source : Pinterest

Source : Pinterest

 

Saya teringat temen saya ; suami seorang Sales Manager diperusahaan ternama, si istri supervisor admin di perusahaan kargo dan punya tiga anak berentet, (2 tahun, 4 tahun & 5 tahun) tapi ga punya asuransi jiwa sepeserpun buat si Suami, lah tar kl suaminya dipanggil duluan apa ga kasian si Istri ??!!? Secara si istri pendapatannya gak sebanyak si suami, mesti kerja banting tulang ntarnya??!!

 

 

Saya teringat juga seorang client yang bilang ” Istri gw type bisnis woman Sar, ga perlu warisan dari gw bisa cari duit sendiri, lagian gw belum mikir punya anak”. Saya sih denger nya ampe bengong. Bukannya lebih baik kalo suami siapin sejumlah UP buat istri sehingga istrinya kerja ntar sebagai hobby aja atau UP-nya sebagai tambahan modal buat istri bisnis.

Mungkin yang baca blog bakal bilang ” “JK” Jaminan kematian dr BPJS aja sari dah cukup kok”, Hmmm JK 24juta Rupiah, untuk pemakaman aja mungkin jaman sekarang dah ga cukup loh 😰

 

Source : Pinterest

Source : Pinterest

Selama ini kita salah kaprah dengan Asuransi Jiwa yang sebenarnya dalam bahasa Inggris “Life Insurance” artinya “Asuransi Kehidupan”. Beli /punya Asuransi Jiwa itu bukan pengganti jiwa kita karena jiwa yang sudah pergi nggak bisa kembali, tapi dengan punya Asuransi Jiwa tujuannya adalah Income replacement, dengan ada atau tiadanya kepala keluarga sebagai pencari nafkah; keluarga akan tetap punya kehidupan yang layak.

16-11-30-08-00-45-605_deco

Pic source Pinterest, words edited by me

Jadi cewe2, Ibu2, cici2, mbak2.. kalo suami mau ambil asuransi jiwa jangan dilarang ya! Artinya si suami sayang tuh ama keluarga.

Dan bapak2, mas2, koko2 mbok ya ambil asuransi jiwa at least kalo sayang ama keluarga tunjukin, jangan mikir tar istri kawin lagi pake uang asuransi tapi mikir istri akan bisa gedein anak-anak dengan sejahtera.

Demikan sharing saya kali ini, semoga bermanfaat. ☺😉

 

15 comments so far.

15 responses to “Tips Financial Dasar yang Cewek, Ibu Muda & Ibu2 WAJIB baca!!”

  1. Fatma says:

    Informasi yg bermanfaat banget 🙂 thanks Sari

  2. Nelly says:

    Thanks Sari tuk sharing yg sangat berguna

  3. Lenny lou says:

    Tunggu kucing jantan saya sampai melahirkan hahahaha
    Very Well writen sari 😉

  4. dior ganteng says:

    INFORMASI YG BERMANFAAT BANGET 🙂 THANKS SARI
    sama bantuin aku bujuk pacar aku yang gak pernah mau masuk asuransi itu dong hahaha

  5. Hai mba
    Aku belum punya asuransi jiwa nih 🙁
    Jaid terpacu buat memiliki asuransi jiwa setelah membaca tulisan ini. Makasih ya mba

    • Hai Mba Rach, sama2 mba , senang bisa berbagi.. yang penting bila kita sudah berkeluarga adl kepala keluarga dulu mba.. banyak asuransi bagus di Indonesia yang bisa dipertimbangkan 🙂

  6. leli says:

    Hmm iya juga ya. .itu yang jawab nanti istri kawin lagi kayaknya lagi bercanda deh hahaha.
    Bisa bisanyaa

    Umur juga gaada yang tahu ya mba kapan dan siapa yang akan menghadap duluan.
    Aku sih sekarang belum menikah, jadi aku note dulu deh point nomor satunya 😀

  7. enny says:

    Pas nih buat pasangan muda yang harus punya banyak planning

  8. sarah says:

    Aduh duh mbak sari, mending baju pengantinnya jadi sapi deh. Dingangonin bisa dapat banyak sapi mbak’e bisa buat anak #tsaah#caile#sok
    Mbak, aku mau tanya2 nih soal asuransi. Kalo belum habis kontraknya apakah nggak bisa diambil atau hilang ya duit asuransinya? Ada email mbak?

    • Iya Sarah nyeselnya belakangan si baju pengantin hehe
      Untuk asuransi itu tergantung program asuransi yang diambil apa? apakah asuransi jiwa atau kesehatan atau jenisnya apakah berjangka atau whole life? jadi aku ngga berani langsung jawab mengenai hilang atau bisa diambilnya
      email nya aku di saribainbridge@gmail.com email aja foto buku polis kamu nanti aku coba bantu ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Sari's Storyline

Enter your email address and receive notifications of new posts by email.

Recent Posts


Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

Read previous post:
First Thanksgiving in USA!!

I know Thanksgiving celebration from some Hollywood movies, in the movies family having dinner; turkey for the meals, watching football...

Close