Visa Amerika ( Fiance Visa )

Kutersanjung nih blog saya yang berjudul  Visa Amerika ditolak 2 kali mendapatkan respon positif tapi Tips mendapatkan pacar/ pasangan bule tetep yang paling HITS!

Hampir tiap hari ada saja email masuk yang konsultasi dan menanyakan prosedur Visa Amerika seperti apa, setelah ditolak bagaimana, kok bisa dapat Greencard padahal ditolak, dll. Bagi yang sudah baca blog Visa Amerika ditolak 2 kali pasti bingung ya, lah Visa ditolak tapi dapat Greencard! maafken ceritanya ngga detail.. di blog kali ini saya akan perjelas ya 🙂

Jadi begini ceritanya …

Setelah Visa Turis saya ke Amerika ditolak dua kali di tahun 2015, saya dan babang bersepakat mau ketemu ditengah-tengah yang enak untuk berlibur sempat terlintas dibenak si babang ketemu di Mexico aja ( tapi saya nggak mau karena kejauhan buat saya, dia enak deket!), akhirnya kami memutuskan bertemu di Peru yang jaraknya sama jauhnya buat kami. Eh setelah kami cek and ricek tiket pesawat beberapa hari kemudian si babang menyatakan serius bahkan dua-rius mau menikahi saya, kami berdiskusi lebih lanjut dan akhirnya kamipun mengajukan Fiance Visa Amerika.

Singkatnya untuk pengajuan Fiance Visa kami di December 2015:

Petisi awal diajukan oleh si babang ( Petisi diajukan oleh Warga Negara Amerika ) dengan mengisi Form I-129F dan dokumen tambahan yang dibutuhkan, link : Petition For Alien Fiance dengan biaya $ 535.

Ditanggal 10 December 2015, Babang mendapatkan email dari USCIS bahwa Form I-129F telah diterima.

April 12 2016, Babang mendapatkan email yang menyatakan bahwa petisi-nya telah disetujui dan pihak USCIS meminta email, alamat dan nomor telfon saya. Dan babang me-reply email tersebut.

April 13 2016, Saya menerima email dari USCIS yang berisi informasi kelengkapan dokumen yang dibutuhkan untuk interview.

Tapi karena saya sedang berada di Sydney pada saat itu maka saya tidak langsung mempersiapkan kelengkapannya sebulan kemudian setelah ada di Jakarta baru saya mempersiapkan kelengkapan dan jadwal Interview :

  1. Paspor yang valid minimal 8 bulan
  2. Form DS-160
  3. Akte kelahiran dan translate ke Bahasa Inggris
  4. Surat cerai/ kematian dari pasangan sebelumnya ( saya belum pernah menikah so saya tidak siapkan)
  5. Untuk Indonesian kita tidak perlu surat kepolisian atau court record ( jadi mempermudah sedikit)
  6. Original Affidafit support (Form I-134) dari petitor :  tax return, bank statement/bukti asset, letter of employment ( tapi karena babang bukan pegawai kami tidak melampirkan letter of employment)
  7. Foto untuk visa Amerika ( Pergi saja ke studio foto bilang ” Mau foto untuk visa Amerika”)
  8. Hasil medical Check-up
  9. Bukti relationship ( Foto, Kartu, surat, email, dll) tapi karena ini sudah diminta pas si petisi mengajukan maka saya ngga print banyak foto.
  10. Bukti bayar visa K1 $ 265, cek disini untuk update biaya terbaru KLIK

Setelah semua lengkap maka pada tanggal 16 May 2016 saya mengajukan jadwal Interview (dan langsung mendapatkan balasan) untuk appointment pada tanggal 25 May 2016 jam 12.30 siang, lokasinya di US Embassy Jakarta.

Pada hari H saya kiriman dokumen Original poin 6 masi belum saya terima dari si babang, well saya pikir hasil Visa nya pasti ketunda nih karena data yang penting nya ngga saya bawa, eh Puji Tuhan-nya tepat sebelum saya pergi tukang pos datang membawa dokumen tersebut. Catatan penting : Kalau kirim dokumen PENTING ini pakai yang paling cepat dan paling terpercaya kalau ngga deg-deg-an seperti saya akan terjadi.

Saya pikir karena sudah mendapat jadwal interview sepecial saya ngga pakai antri didepan Embassy lagi, opss saya salah TETEP harus pakai antri didepan embassy, tapi untuk waktu tunggu tidak terlalu lama saya diperbolehkan masuk kedalam embassy dan antrian tak terlalu panjang saya akhirnya di Interview oleh seorang bule mungil hanya kurang dari 10 menit.. YESSSS Visa K1 saya approved!!! Eh tapi ada drama si mbak bulenya lupa sidik jari saya.. besokannya pihak embassy menelepon saya meminta saya datang untuk biometric. Selang 3 hari dari biometric saya mendapat email dan SMS bahwa dokumen/ paspor saya siap untuk diambil. Yay setelah 5 1/2 bulan akhirnya lega deh Visa K1 ditangan.

Yay Visa ini loh yang ditunggu-tunggu

Catatan Dari Saya untuk mengajukan atau sedang proses Fiance Visa :

  • Yang saya tulis disini sudah saya rangkum jadi terlihat simple, pesan saya ; Sabar dalam segala proses dan mengisi kelengkapan dokumen dengan teliti.
  • Mohon BACA situs resmi, karena approval Visa saya di 2016 mungkin sekarang sudah ada update yang berbeda.

https://www.uscis.gov/family/family-us-citizens/fiancee-visa/fiancee-visas

http://ustraveldocs.com/id/id-niv-visatypeinfo.asp

  • Saya memilih tidak memakai bantuan pengacara, karena semua prosedur dan data yang dibutuhkan sangatlah jelas di situs resmi dan pakai pengacara mahal boo.. Jadi teringat seorang Mbak yang saya temui pas interview, dari pembicara singkat terlihat songgong tapi katro ( duh siapa saya ya men-judge) dia bilang ke saya ” saya pakai pengacara, bisa ngga keterima loh kamu kalau nggak pakai pengacara” Nah tiba saat si mbak itu di periksa kelengkapan dokumennya, ketika kelengkapannya berbeda dari yang diminta si embak katro ini bilang “kata pengacara saya bisa pakai foto latar biru”, “kata pengacara saya dokumen yang ini” lalu dibalesin oleh si pengecek dokumen “yang kerja disini pengacara Ibu atau saya??” saya nggak nguping ya tapi terdengar jelas diruang terbuka.
  • Yang nggak kalah penting Visa K1 dikeluarkan dengan syarat dalam 90 hari kedatangan wajib melakukan pernikahan, jadi dipikirkan masak-masak ya sebelum memutuskan.

Semoga terjawab semua ya pertanyaan dan kegalauan dalam pengajuan Fiance Visa dan Good Luck!!

 

 

 

 

 

 

56 comments so far.

56 responses to “Visa Amerika ( Fiance Visa )”

  1. Lasma says:

    Halo Kak Sari,
    Aku mau tanya dulu waktu menikah disana apakah ada keluarga dari Indo yang menghadiri?
    K1 visa ku sudah proses.. tinggal nunggu kabar dr USCIS, Maret lalu sudah masuk dokumen2nya..
    rencana menikah disana dan mama juga adikku mau ikut.

    Baiknya mereka apply visa atau pakai support dari tunanganku ya?
    Aku takutnya ada kemungkinan ditolak kalau apply sendiri malah ga bisa dateng hiks..

    Mamaku PNS, adikku juga sudah menikah dan suami tinggal bekerja di Jakarta.

    Apakah untuk support ada ketentuan dari income? Tunanganku sekitar 60-70k pertahun.. mana yg lebih baik ya supaya kemungkinan di tolaknya kecil..

    Sedih soalnya kalau menikah disana ga dihadiri siapa2 dari keluargaku..

    Thanks a lot kak
    May Gbu more and more

    • Hi Lasma,

      Adik dan papà Saya menghadiri pernikahan kami. Waktu itu mereka apply Visa B1 turis Visa dengan menyertakan undangan pernikahan kami dan puji Tuhan di approved.

      Kalau kamu bilang pakai support dari tunangan kamu, setahu Saya tidak ada guaranteed disetujui Visa turis dengan menggunakan support/garansi dari calon menantu/ipar.

      Good luck dengan persiapan pernikahannya ya.

      • Lasmaita C says:

        Thanks Kak Sari for sharing.
        Oh berarti better by invitation ya..
        Waktu itu setelah kakak sampai duluan atau yang penting ada undangan mereka bawa? Misalnya kalau aku berangkat bareng dari sini.

        Persiapan hati buat ninggalin keluarga dan jarang2 ketemu lebih extra daripada persiapan pernikahan nih kak

        Sukses selalu untuk Kak Sari and Hubby

  2. Yuyun says:

    Kak visa q udah jalan 7 bulanan koq g ada kabar dan belum juga d panggil yah ? Sedih 🙁

  3. fitri says:

    Hallo mba Sari,
    Aku mau tanya..kira2 bisa gak ya kita mengajukan spouse visa tp posisi pasangan US tinggal di Indonesia.
    Krn utk sementara suami akan tinggal dan bekerja di Indonesia dan setelah visa selesai kita bisa pindah bareng ke US jd tdk terpisah. Terima kasih infonya.

  4. Effa says:

    Halo Mbak Sari…

    Puji Tuhan…setelah sekian lama menunggu akhirnya NOA2 keluar juga (K1 Visa). Sekarang tinggal menunggu dari NVC kirim ke kedutaan. Nah..sambil menunggu ini sebaiknya apa yang saya harus siapkan dulu ya mbak (mau curi start). Trus…Kalo medical check up itu katanya sekarang lama ya ? Padahal NOA2 itu berlaku selama 4 bulan ke depan aja. Bgmn kalo ternyata interview saya melewati masa berlalu NOA2 tersebut ? Sekalian boleh minta No WA nga ? (Kalo boleh ya mba 🙂 Mau nanya2 lebih lanjut. Makasih….

    • Hi Effa,
      Salam kenal.. kurang tau ya Saya apa yang bikin lama medical check up sekarang? Karena pas Saya cukup singkat. Saya ngga berani komen untuk sekarang, lebih baik kamu cek web resmi Karena Saya kan dah hampir 3th lalu ajuinnya takutnya prosedurnya Sudah berubah. Bila ada yang mau ditanyakan lebih lanjut bisa di Instagram nononmrsb.

      Salam,
      Sari

      • Effa says:

        Halo Mbak Sari…

        Makasih atas jawabannya mbak. Btw saya ndak main Medsos (katanya medsos itu kejam membara haha). Mbak mau nanya 1 hal lagi dong. Boleh ya. Kalo Visa kita disetujui apakah bisa saya memesan tiket pesawat hanya 1 way aja atau kudu return (bolak balik ya). Kalo pesen return…berarti sayang dong ya tiketnya 🙁
        Makasih mbak

        • Yes, Saya beli tiket nya one way aja waktu itu 😉

          • Effa says:

            Hi Mbak…sorry pagi2 (disana) aku ganggu lagi. Apakah benar tidak akan masalah jika di bagian Imigrasi sana (Amrik) ditanyain macam2. Karna aku lihat forum (visajourney.com) utk kasus Visa K1 mereka memesan tiket return. Mbak Sari ditanyain masalah tiket nga sih waktu di imigrasi sana. “Kenapa tiket hanya 1 way. Mana return tiket nya ?” #kebayang muka pihak imigrasi yg jutex pisan#….Makasih mbak 🙂

    • Happy says:

      MCU minimal satu bulan sebelum interview. Hasil MCU satu minggu saja. Tapi karna yg MCU lumayan banyak jadi sbaiknya satu bulan sebelumnya. Biayanya kurleb Rp.3,5 jt ( Oktober 2017) ntah klo sekarang. Sebelum MCU coba Cari informasi ke RS yang ditunjuk. Sukses ya

  5. Effa says:

    @ Mbak Happy..
    Makasih ya atas infonya. Salam kenal 🙂

    • Happy says:

      Salam kenal balik Mbak Effa, stauku pihak imigrasi sana ga tanya macam2 asal dokumen Kita lengkap. Saya malah sdh pernah balik lagi ke Indo waktu kembali ke USA ga ditanyai macam2 malah kesannya ramah menurutku ya. Santae aja Mbak Effa jgn mikir yg aneh2 yg pnting dokumen lengkap. Sukses ya

      • effa says:

        Halo Mbak Sari & Mbak Happy,

        Mau tanya lagi dong :
        – Saya sudah ganti passport (will expire) sedangkan yg di dokumen pengajuan K1 Visa memakai passport lama. Akan masalah nga ya ? Karna yg passport lama sdh ada guntingannya
        – Passport itu hrs di photocopy keseluruhan 1 buku atau yg ada data diri kita aja ?
        – Ada diminta data salah satunya : U.S immigration documents. Passport Asli pasangan kita bukan yah maksudnya ?
        – Dan apakah Death atau Divorce Decree, Military discharge, arrest, prison atau court records, dan Birth Certificate punya pasangan kita (si bule) semuanya harus Asli sewaktu saya wawancara nanti ?
        Makasih ya mbak…:)

  6. Hayatisaw says:

    Salam mbak sari..Minimal gaji calon suami berapa ya mbak biar bisa approve. Calon suami pake pengacara dan prosesnya lmbat alasnnya si pemgacara income suami tidak mencukupi..

    • Hi Hayati,
      Pertanyaannya boleh di perjelas?Biar bisa di approve apa nya ya? Fiancé visa kah, spouse visa kah atau yang lain?

      • hayatisaw says:

        fiance visa kk… dan visa untuk anak yg brumur 9thun.. sy berharap mbak bisa bantu calon suami untuk mengisi form i 129f atau petition for alien fiance

        • Untuk form I 129F itu pengisiannya cukup mudah Mba, yang dimana calon suami Mba bisa mengisi sendiri, dan instruksinya jelas di web-nya. Pada saat aplikasi kami (calon) suami yang mengisi dan Saya hanya mengurus dokumentasi dr pihak Saya saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Sari's Storyline

Enter your email address and receive notifications of new posts by email.


Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

Read previous post:
Kangen Jakarta??

Nggak kerasa sudah 1 tahun merantau ke negeri Paman Sam. Masih jelas diingatan diantar papà dan adik ke bandara pagi...

Close