Rahasia awet LDR : Pacaran Jarak Jauh

 

 

Sebelumnya saya juga nggak yakin kalau saya bisa menjalani hubungan jarak jauh, tapi setelah dijalani bisa juga dan ngga sesulit yang dipikirkan orang-orang. Masa perkenalan ( pacaran ) kami terbilang cukup singkat 1 tahun 9 bulan sampai akhirnya naik kepelaminan menikah ( kami nikahnya nggak pakai pelaminan 😃 ).

Dalam masa 1 tahun 9 bulan itu kami hanya bertemu langsung sebanyak 3 kali. Pertama kali berjumpa ketika si babang ada kerjaan di Jakarta; pertemuan pertama ngga ada tuh cinta pada pandangan pertama kaya di film-film. Pertemuan kedua babang datang ke Jakarta special ulang tahun saya & bertemu keluarga saya. Dan kedatangan ketiga adalah untuk melamar saya ( Cieh dilamar 😍).

Saya nggak pernah baca buku bagaimana menjalani hubungan jarak jauh atau baca novel lika liku LDR tapi dari pengalaman saya, rahasia awet dalam LDR adalah sebagai berikut :

Ini gelang LDR kami, co cweet ya 😍

1. Komitmen

Simplenya komitmen itu janji pada diri sendiri dan pasangan untuk setia dan terbuka dalam sebuah hubungan.

Cukup sulit ngga? Cukup sulit sih terutama pas lagi ada yang mendekati dan tinggalnya senegara atau sekota pula.

Trus gimana dunk? Ya balik lagi ke komitmen awal sama si doi yang jauh disana, kalau sudah berpegang kepada komitmen dan tujuan awal maka akan terasa mudah 😉.

 

2. Komunikasi

Ini faktor paling penting selanjutnya, ketika pertama kami berjumpa dan chit-chat di Coffee shop, kami bertukar facebook & instagram agak aneh ya terdengarnya, kok ngga nomor HP tukarannya.. entahlah 😜, tapi dari situ kami terus berkomunikasi.

Kalau mau tahu bagaimana detail perjumpaan Baca : Happy Birthday My Love

Alat komunikasinya apa kak?
  • Awal-awal karena tukarannya Facebook dan Instagram, maka kami ber Facebook messenger.
  • Setelah beberapa hari dari Facebook messenger, kami bertukar nomor HP dan mulai Whatsapp-an.
  • Dan di ikuti dengan Skype.

Selama masa perkenalan kami sampai dengan terakhir saya pindah ke USA; Orang yang paling pertama di sapa/menyapa pada saat bangun dan paling akhir sebelum tidur ya si babang. 

Itu tiap hari kak Sari komunikasinya?

Iya , tiap hari Whatsapp dan hampir tiap hari Skype -+ 15 menit – 1jam

Paling sebel kadang Skype-an Hallo… Haloo.. eh putus, sambung lagi Hallo.. Hallo.. eh ngga keliatan wajahnya.. coba lagi keliatan senyuman manis diujung sana.. ehh harus pake bahasa isyarat karena ngga kedengeran… hallo-halloan aja 10menit udah kebuang. Tapi tetep thank you Skype 😘😘, mendekatkan kami yang jauh.

Bahasnya apa aja sih di Whatsapp dan Skype? Apa nggak bosen?

Pembahasan kami ngga jauh-jauh dari makanan 😁, mungkin menurut orang lain nggak asyik topik kami, tapi kami merasa happy dan nggak bosan, suatu saat adik saya keppo buka HP saya dan bilang ” Ngakak gw liat pembicaraan lu ama si babang, gak jauh dari makanan doank”.

Pernah nggak saling kirim foto “sexy menggoda” ?

1000 persen NOPE, nggak pernah. He knows who I’m and he respects me. Tapi kirim foto selfie sering banget.

 

3. Saling Percaya dan positive thinking aja

A : Lu yakin mau LDR-an? Secara dia diujung dunia mana lu dimana, kalau selingkuh gimana?

Me : Ya dimana juga kalo mau selingkuh ya selingkuh aja, sekota juga selingkuh ya selingkuh aja, selingkuhnya ama yang kita kenal pula.

Demikian pembicaraan saya dengan seorang kawan 2 tahun lalu, ya namanya mau LDR wajib kudu saling percaya dan positive thinking. Kalau masih merasa nggak secure komunikasikan kembali dengan pasangan kita.

 

4. Perhatian/ kado kecil 

Saling berkirim hadiah kecil pada moment: Ulang Tahun, Valentine atau hari besar keagamaan.

Pertama kali si babang mengirimkan saya hadiah kecil pas Natal 2014, pas saya pulang rumah kagettt dapat kiriman coklat + bunga aneh ” Ngarepnya kalo dari seorang pria bunga mawar romantis gitu ya. ” ini dikiriminnya Poinsetta, dan ternyata memang tradisi mereka mengirimkan Poinsetta pas lagi Natal.

Nah di Natal 2015 saya mengirimkan Cookies untuk babang dan dia mengirimkan cupcake kesaya.

Akhirnya Natal 2016 kami bisa merayakan bersama. Baca Juga : Our First Christmas Together 🙂

 

5.  Sibuk / Asik saja dengan keluarga, teman dan pekerjaan.

LDR bukan berarti duduk bersedih manyun pas malam minggu karena kangen ama si doi. Malah saya senengnya LDR saya jadi tetep mandiri, dekat dengan keluarga dan teman serta makin terpacu dalam bekerja.

Tapi kak kalo kangen gimana dunk?

Kalau kangen nyanyi aja lagunya Vanessa Carlton

💕 If I could fall 

Into the sky

Do you think time

Would pass me by

‘Cause you know I’d walk A thousand miles

If I could just see you tonight

32 comments so far.

32 responses to “Rahasia awet LDR : Pacaran Jarak Jauh”

  1. Syuraya says:

    Hi kak, aku suka deh semua blog kakak sama tips-tips yang kakak kasih. Btw untuk jasa pengiriman paket yanh terbaik keluar negri apa ya kak? Thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe to Sari's Storyline

Enter your email address and receive notifications of new posts by email.

Recent Posts


Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

Read previous post:
I don’t like Epcot but ❤ it ( Walt Disney World )

  Epcot was not on our list to visit in Orlando, but on our last day we decided to visit...

Close